Kota Jambi Terpilih sebagai Pilot Project Nasional Integrasi Data Sosial
BICARA KOTA JAMBI - Pemerintah terus mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial yang digelar di Kota Jambi.
Kegiatan itu berlangsung di Aula Bapperida Bapperida Kota Jambi, Jumat pagi (22/05/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Integrasi Data Pembangunan Nasional bersama jajaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI.
Dalam program ini, Kota Jambi ditetapkan sebagai salah satu dari 42 daerah di Indonesia yang menjadi lokasi pilot project nasional digitalisasi bantuan sosial. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat integrasi data kesejahteraan sosial lintas instansi.
Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama keberhasilan setiap kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Program pemerintah akan berjalan jauh lebih efektif apabila didukung oleh data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi dengan baik antara pemerintah pusat dan daerah. Data yang kuat dan akurat adalah landasan utama agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, digitalisasi sistem data sosial diharapkan mampu memperbaiki tata kelola penyaluran bansos agar lebih transparan dan mudah diawasi publik. Selama ini, masih ditemukan persoalan ketidaksesuaian data penerima bantuan yang kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Menurutnya, permasalahan tersebut umumnya bukan karena unsur kesengajaan, melainkan akibat proses pendataan dan verifikasi yang belum optimal serta belum terintegrasi secara menyeluruh.
Karena itu, integrasi data dinilai menjadi kunci penting untuk meminimalkan kesalahan penyaluran sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Selain penguatan sistem, pemerintah juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat penerima manfaat maupun pihak terkait dalam proses penyaluran bantuan sosial.
“Tujuan utama dari program ini sederhana namun sangat penting, yakni memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan. Untuk itu, pendampingan dan edukasi kepada penerima manfaat maupun para agen penyebar informasi juga harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Jambi menyambut baik program ini dan berharap digitalisasi bansos dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola data kesejahteraan sosial yang lebih modern dan terintegrasi.
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
.png)