Sanggar Seni Rasi: Datang dengan Modal Nekat, Pulang dengan Prestasi!
BICARA PANGGUNG - Sanggar seni Rasi dan Rasiklopedia raih juara 2 & juara 3 kompetisi tari & musik festival Budaya napak sire 2026 di Belitung.
Perhelatan Festival Budaya Napak Sire telah usai, acara yang diselenggarakan oleh Ligat Belitung Production sejak tanggal 22-24 Mei 2026 berlangsung meriah. Berbagai delegasi dari beragam daerah turut datang meramaikan. Baik sebagai penampil, maupun sebagai peserta kompetisi Tari & Musik.
Sanggar Seni Rasi, yang merupakan unit kreatif seni pertunjukan dari CV Rasiklopedia mengutus 10 orang untuk ikut serta berpartisipasi di ajang tersebut.
Pada hari pertama, tim dari Sanggar Seni Rasi menampilkan karya tari berjudul NGINANG-NGANING. Tampil pada sesi pembukaan di malam pertama, Rasi sukses meyuguhkan tampilan yang apik dan menarik.
Meski hanya dengan 6 penari, yaitu Repita, Alda, Fara, Nabila, Kaila, dan Chyntia, dan didampingi 2 tim produksi yaitu, Febrio dan Ananda Ikhsan, namun mereka dapat menguasai panggung dan memukau mata penonton yang hadir di kawasan wisata pantai Tanjung Pendam.
Karya tari yang diinisiasi oleh Lucky Ilva Jazanurya selaku koreografer dan Medi Saputra selaku dramaturg mampu memberikan warna yang menarik dan berkesinambugan dengan tema acara yaitu Napak Sire.
Bagi Ilva, kebiasaan menyirih tentunya ada di setiap daerah dan merupakan warisan nenek moyang yang tidak bisa dilupa. Namun kemajuan zaman juga perlu didukung dengan apresiasi dan edukasi kepada generasi muda, agar budaya tak tergerus zaman begitu saja.
Di hari kedua masih banyak rangkaian acara lainnya, namun di malam harinya tim dari Provinsi Jambi ini mengutus 2 kelompok yang telah lolos kurasi dari belasan pendaftar untuk mengikuti festival tari dan musik.
Festival yang diadakan dengan format 1 penari dan 1 pemusik ini, memberikan tantangan baru tentunya bagi pengkarya dalam menghasilkan pertunjukkan yang apik.
Sanggar Seni Rasi dengan penari Kaila Az-Zahra dan pemusik Febrio Adha, berhasil meraih predikat Juara 2. Dengan menampilkan karya berjudul TAPAK OSOH.
Lalu, Rasiklopedia dengan penari Lucky Ilva Jazanurya, dan pemusik Medi Saputra, berhasil meraih predikat Juara 3. Dengan menampilkan karya berjudul MENJALA(R).
Pada hari penutupan, diadakan penyerahan hadiah, dan plakat penghargaan kepada seluruh delegasi yang tampil, dan kepada seluruh peserta yang meraih penghargaan.
Menurut Febrio, selaku direktur Rasiklopedia, keberhasilan ini tentunya membawa harum nama Provinsi Jambi di kancah nasional.
"Di antara rumpun melayu, Sanggar Seni Rasi dan Rasiklopedia mampu menjalin silaturahmi melalui seni budaya. Menariknya, semua ini murni dilakukan dengan keberanian dan tekad yang kuat dari pengurus Rasi," Ujarnya.
Meski tanpa dukungan dan bantuan, mereka mampu menyisihkan sebagian dana untuk terus tetap konsisten berkarya dan mengenalkan kebudayaan Jambi baik di skala lokal maupun nasional.
"Besar harapan, karya-karya ini akan terus berlanjut dan rasi akan dapat terus menyebarluaskan kekayaan budaya Jambi sampai ke tingkat internasional. Baik secara mandiri, maupun bersinergi dengan siapapun yang memiliki tujuan yang sama untuk Provinsi Jambi," Harap Febrio. (*/)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom






