Misteri Sinyal Alien yang Bikin Geger pada 2022
BICARA PENDIDIKAN - Pada tahun 2022, sebuah sinyal misterius yang berasal dari luar angkasa menarik perhatian banyak orang. Sinyal ini, yang dikenal sebagai fast radio burst (FRB), terdeteksi oleh teleskop radio dan membuat banyak spekulasi muncul, termasuk dugaan bahwa itu bisa saja berasal dari peradaban alien yang jauh di luar sana.
"Sinyal tersebut hanya berlangsung selama beberapa milidetik, namun memiliki energi yang begitu kuat hingga bisa lebih terang dari seluruh galaksi, sehingga menambah keyakinan bahwa itu mungkin adalah pesan dari makhluk asing," tulis Dailymail, Kamis (2/1/2025).
Namun, ilmuwan dari MIT akhirnya berhasil mengungkapkan asal-usul sinyal ini. Ternyata, sinyal tersebut bukan berasal dari alien, melainkan dari sebuah fenomena alam yang sangat ekstrem.
Penelitian mereka menunjukkan bahwa sinyal itu berasal dari galaksi yang berjarak sekitar 200 juta tahun cahaya dari Bumi dan dipancarkan oleh sebuah bintang neutron yang berputar cepat, yang merupakan sisa dari sebuah matahari yang sudah mati.
Bintang neutron ini memiliki medan magnet yang sangat kuat, yang dapat menghasilkan gelombang radio yang dapat kita deteksi dari Bumi. Profesor Kiyoshi Masui, salah satu penulis penelitian, menjelaskan bahwa medan magnet yang mengelilingi bintang neutron, yang juga dikenal sebagai magnetosfer, sangat kuat hingga bisa menghancurkan atom-atom di sekitarnya.
"Energi yang tersimpan di dalam medan magnet ini berputar dan membentuk gelombang radio yang dapat kita lihat dari jarak yang sangat jauh," katanya.
Hal ini menunjukkan bahwa sinyal yang terdeteksi berasal dari lapisan medan magnet di sekitar bintang neutron tersebut, bukan dari peradaban alien yang mengirimkan pesan. Sinyal itu justru merupakan fenomena luar angaksa yang menaik dicermati.
Penemuan ini sangat penting karena ini adalah pertama kalinya para ilmuwan berhasil mengetahui dengan pasti asal-usul dari salah satu sinyal FRB yang sebelumnya sangat misterius. Meskipun sebelumnya para ilmuwan juga mengusulkan bahwa medan magnet di sekitar bintang neutron bisa menjadi penyebab FRB, penemuan ini memberi bukti konkret untuk pertama kalinya bahwa magnetosfer bintang neutron memang dapat menghasilkan sinyal semacam itu.
Selain itu, para ilmuwan juga menggunakan fenomena yang disebut scintillation, yaitu efek kedip pada cahaya ketika melewati gas di atmosfer atau galaksi. Dengan menganalisis bagaimana sinyal tersebut berkilau, mereka dapat memperkirakan bahwa sinyal tersebut berasal dari wilayah yang tidak lebih besar dari 10.000 km, yakni sekitar jarak dari Edinburgh ke Cape Town, Afrika Selatan.
Ini menunjukkan bahwa sumber sinyal tersebut sangat kecil dan terletak sangat dekat dengan bintang neutron. Jadi, meskipun spekulasi tentang sinyal tersebut sebagai pesan dari makhluk luar angkasa sangat menarik, temuan ini dengan jelas membantah teori sinyal alien yang sengaja dikirim ke bumi.
Sebaliknya, penemuan ini menunjukkan bahwa fenomena alam yang ekstrem, seperti bintang neutron dan medan magnetnya yang kuat, adalah penyebab sebenarnya dari sinyal yang sempat mengejutkan dunia ini. Dengan demikian, meskipun pencarian kehidupan alien terus berlanjut, kali ini harus diterima bahwa sinyal misterius tersebut berasal dari alam semesta yang jauh lebih aneh dan menarik daripada yang kita kira.
Sumber: beritasatu.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
