Tuesday, July 22, 2025

Kejati Jambi Resmi Tahan Bengawan Kamto! Dugaan Pemberian Fasilitas Kredit dari BNI ke PT PAL



BICARA HUKUM
- Kejati Jambi Jambi resmi menahan Bengawan Kamto Komisaris Utama PT Prosympac Agro Lestari (PAL), dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja dari Bank Negara Indonesia (BNI) Persero, kepada PT PAL pada tahun 2018–2019.


Adapun kerugian negara yang disebabkan mencapai Rp105 miliar. 


Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jambi Noly Wijaya mengatakan, penahanan dilakukan oleh Tim Penyidik Pidana Khusus Kejati Jambi setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup. Pada Selasa (22/07/2025).


Bengawan Kamto diduga turut terlibat dalam proses pencairan kredit yang berujung pada kerugian keuangan negara.


“Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka BK selaku pemegang saham dan Komisaris Utama PT PAL diduga mengetahui serta terlibat dalam proses pengajuan fasilitas kredit tersebut, yang kemudian tidak digunakan sesuai peruntukannya,”ungkapnya.


Penetapan Bengawan Kamto sebagai tersangka tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kejati Jambi Nomor: TAP-574/L.5/Fd.2/07/2025 tertanggal 22 Juli 2025. 


Ia ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 22 Juli hingga 10 Agustus 2025 di Rutan Lapas Kelas IIA Jambi.


Bengawan Kamto dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Kasi Penkum menambahkan bahwa penahanan BK merupakan bagian dari pengembangan penyidikan, setelah sebelumnya tiga tersangka lain yakni WE, VG, dan RG lebih dulu ditahan dalam perkara yang sama.


"Modus operandi yang dilakukan para tersangka adalah dengan memanipulasi dokumen persyaratan pengajuan kredit. Dana yang dicairkan tidak digunakan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar," jelas Kasi Penkum Kejati Jambi.


Ia juga menegaskan bahwa tim penyidik akan terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain secara profesional dan transparan.


“Penanganan perkara ini akan terus kami kawal dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, dan kami berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga ke akar-akarnya,” tandasnya. (*/)


Sumber: lihatjambi.com




Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com