Thursday, July 10, 2025

SKK Migas PetroChina Beri Bantuan Benih dan Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Tanjab Timur


BICARA MIGAS
– SKK Migas PetroChina tuut hadir dalam aksi penanaman jagung serentak kuartal III dan penanaman jagung di lahan perhutanan sosial, Rabu 10 Juli 2025 sore, yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dan untuk di Kabupaten Tanjab Timur sendiri penanaman benih jagung dipusatkan di lahan pertanian yang berlokasi di RT.10 RW.02 Dusun Talang Asai, Kelurahan Nibung Putih, Kecamatan Muara Sabak Barat.


Dukungan terhadap sektor pertanian dari SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Diwujudkan melalui bantuan benih jagung Hibrida F1 Super Bisi-18 yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur beberapa waktu lalu dan kini SKK Migas PetroChina kembali menunjukkan komitmennnya dengan turut serta dalam rangkaian acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025.


Lasno, Government and Relations Superintendent, mewakili manajemen PetroChina International Jabung Ltd, mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya telah menyalurkan bantuan benih jagung hibrida F1 Super Bisi 18 sebanyak 960 kilo gram yang diperuntukkan bagi 11 kelompok tani yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Geragai, Muara Sabak Barat, dan Mendahara Ulu yang akan ditanam di lahan seluas 63 hektare.


"Ini adalah bentuk komitmen dan dukungan kami dalam program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan program swasembada pangan di daerah," ujar Lasno.


Ia juga menyampaikan bahwa SKK Migas-PetroChina mendukungan penuh kegiatan yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Polres Tanjung Jabung Timur atas peran aktif dan inisiatif dalam mendorong produktivitas pertanian. PetroChina akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Polres Tanjung Jabung Timur dalam program-program strategis nasional lainnya terutama untuk kepentingan masyarakat.


“Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara SKK Migas PetroChina, Pemerintah daerah, jajaran TNI/Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.’’ungkap Lasno


Sementara, Kapolres Tanjab Timur, AKBP Maulia Kuswicaksono menyampaikan, program penanaman jagung serentak kuartal III dan penanaman jagung di lahan perhutanan sosial ini dalam rangka menuju swasembada pangan, khususnya tanaman pangan jagung di wilayah Kabupaten Tanjab Timur.


"Bukan hanya di Kabupaten Tanjab Timur, kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia," ucapnya.


Harapannya, dengan penanaman di kuartal III ini akan menghasilkan produksi yang lebih baik lagi dibandingkan penanaman kuartal I dan II.


Tentunya hal itu juga tidak terlepas dari kerjasama dan kolaborasi yang baik dari dinas terkait yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, dan stakeholder terkait lainnya serta para kelompok tani.


"Untuk sumber benih jagung sendiri kita mendapatkan bantuan dari pemerintah dan juga kemarin dari SKK Migas PetroChina untuk sejumlah kelompok tani dan saya berharap untuk perusahaan perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Tanjab Timur bisa mendukung program swasembada pangan ini," ucapnya.


Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sunarno, menyampaikan ucapan terima kasih atas respon positif dari SKK Migas-PetroChina terhadap usulan bantuan benih yang diajukan oleh pihaknya.


"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada SKK Migas-PetroChina yang telah merespons usulan kami. Selama ini, SKK Migas-PetroChina terus aktif mendukung sektor pertanian di Tanjab Timur. Tahun lalu mereka menyalurkan bantuan peralatan pertanian dan tahun ini PetroChina kembali membantu dengan menyalurkan benih jagung hibrida F1 Super Bisi 18 sebanyak 960 kilo gram. Semoga sinergi seperti ini bisa terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat," ujar Sunarno.


Dukungan seperti ini sangat penting, terlebih program penanaman jagung ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada, khususnya pada komoditas jagung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Dukungan ini juga mendapat respons positif dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Safura, menyatakan bahwa pihaknya akan berperan dalam proses pasca panen, terutama menyangkut kualitas dan kuantitas hasil produksi jagung.


"Kami siap membantu pemasaran hasil jagung petani dengan menggandeng Bulog Kuala Tungkal. Pemerintah menetapkan harga pembelian jagung kering sebesar Rp5.500 per kilogram dan kami akan berupaya agar petani bisa menjual dengan harga itu," jelas Safura.


Sinergi antara pemerintah, perusahaan dan petani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, memperkuat kemandirian petani dan ekonomi masyarakat di Tanjung Jabung Timur.(*/Rosta)



Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com