Doa saat Melihat Gerhana Bulan Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
BICARA PENDIDIKAN - Fenomena Gerhana Bulan Total akan terjadi bertepatan dengan bulan Ramadan. Peristiwa ini menjadi salah satu fenomena langit yang langka dan menarik perhatian banyak orang, termasuk umat Islam yang dianjurkan untuk berdoa dan melaksanakan sholat gerhana saat mengamati fenomena ini.
Dalam ajaran Islam, gerhana bulan bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga menjadi tanda kebesaran Allah SWT. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak dzikir, doa, dan amal kebaikan ketika menyaksikan gerhana. Salah satu yang dianjurkan adalah membaca doa khusus saat melihat gerhana bulan.
Lalu, bagaimana bacaan doa yang disunnahkan ketika melihat gerhana bulan? Apa keutamaannya, dan bagaimana umat Islam dapat mengamalkannya? Berikut pembahasan lengkapnya:
Gerhana Bulan dalam Islam dan Anjuran Berdoa
Gerhana bulan dalam Islam dikenal sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari berikut:
"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah sholat, dan bersedekahlah." (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa saat terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan bertakbir sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Melaksanakan sholat gerhana atau sholat khusuf secara berjamaah atau sendiri juga merupakan anjuran, termasuk bersedekah dan memperbanyak amal saleh sebagai bentuk ketakwaan.
Doa saat Melihat Gerhana Bulan Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
Saat melihat gerhana bulan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dengan penuh keikhlasan. Berikut beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan:
1. Doa saat Melihat Gerhana Bulan, Memuji Kebesaran Allah SWT
Arab: الحمد لله حمداً دائمًا طاهراً طيباً مباركاً فيه.. ملء السماوات وملء الأرض.. وملء ما بينهما.. وملء ما شئت من شيء بعد.. أحق ما قال العبد.. وكُلُنا لَكَ عبد
Latin: Alhamdulillah hamdan daaiman toohiron thoyyiban mubarokan fiih. Mil’ussamawati wa mil’ul ardhi wa mil’u maa baina huma, wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du. Ahaqqo maa qoolal abdu, wa kunna laka abdun.
Artinya: "Segala puji bagi Allah, pujian murni, baik dan diberkati-Nya. Yang memenuhi langit dan bumi serta memenuhi apa yang ada di antara keduanya dan memenuhi apa pun yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang paling berhak menerima pujian, dan kami semua adalah hamba-Mu."
2. Doa saat Melihat Gerhana Bulan, Memohon Perlindungan
Arab: اَللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ. هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ
Latin: Allahumma ahillahu ‘alainaa bil amni wal imaani was salaamati wal islami. Hilalu khairin wa rusydin.
Artinya: “Wahai Tuhanku, terangkanlah ini bulan di atas kami dengan sentosa, iman, selamat, dan islam. Ini bulan menerangkan kebaikan dan petunjuk.”
Keutamaan Membaca Doa Saat Gerhana Bulan
Membaca doa saat melihat gerhana bulan memiliki beberapa keutamaan dalam Islam. Keutamaan tersebut antara lain:
Mengakui Kebesaran Allah SWT: Gerhana bulan adalah salah satu tanda kekuasaan Allah SWT, dan membaca doa saat mengamatinya menjadi bentuk pengakuan atas keagungan-Nya.
Menjadi Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah: Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berdoa ketika melihat gerhana sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Memohon Keselamatan dan Perlindungan: Dalam beberapa doa gerhana, terdapat permohonan agar Allah SWT melimpahkan keselamatan, iman, dan keberkahan kepada umat Islam.
Amalan Sunnah yang Dianjurkan Saat Gerhana
Selain membaca doa, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan saat terjadi gerhana bulan. Ini sesuai dawuh Imam An-Nawawi (676 H) berikut ini:
قال المصنف رحمه الله: (والسنة أن يخطب لها بعد الصلاة لِمَا رَوَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا "أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عليه وسلَّم فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ فَقَامَ فَخَطَبَ النَّاسَ فَحَمِدَ اللهَ وَأثْنَى عَلَيْهِ وَقَالَ: الشَمْس وَالقَمَرُ آيتانِ مِنْ آياتِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رأيتم ذلك فصلوا وتصدقوا"
Artinya: “(Abu Ishaq As-Syairazi berkata, disunahkan khutbah setelah shalat gerhana sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA, ‘Sungguh setelah selesai shalat gerhana, Nabi SAW berdiri dan khutbah di hadapan manusia, kemudian ia memanjatkan puji kepada Allah, dilanjutkan dengan bersabda, ‘Matahari dan bulan adalah ayat (tanda kebesaran Allah) dari sekian ayat-ayat Allah Azza wa Jalla. Keduanya tidak akan gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian menyaksikannya, maka shalat dan sedekahlah,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Majmu’ Syarh Muhadzzab, Beirut, Darul Fikr, juz IV, halaman 53).
Amalan-amalan yang selanjutnya dikerjakan umat Islam di antaranya:
1. Sholat Gerhana: Sholat gerhana bulan (sholat khusuf) dilakukan dua rakaat dengan empat kali ruku’.
2. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar: Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak dzikir dan istighfar saat gerhana terjadi.
3. Bersedekah: Dalam hadis disebutkan bahwa bersedekah saat gerhana merupakan amalan yang dianjurkan untuk mendapatkan keberkahan.
4. Membaca Al-Qur’an: Memperbanyak bacaan Al-Qur’an saat gerhana merupakan salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sumber: liputan6.com/Foto:(BAY ISMOYO / AFP)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
