Israel Bajak Kapal Bantuan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza
BICARA INTERNASIONAL - Pasukan militer Israel dilaporkan telah menaiki dan menguasai beberapa kapal yang merupakan bagian dari Global Sumud Flotilla yang berlayar berusaha menembus blokade Israel atas Gaza, mengangkut ratusan aktivis yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina pada Rabu (1/10/2025) malam waktu setempat.
Armada yang secara keseluruhan mencakup lebih dari 40 kapal sipil dan sekitar 500 aktivis itu dicegat oleh pasukan Israel. Pasukan Israel lalu menahan para aktivis yang ada di dalamnya dan membawa mereka ke Israel, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (2/10/2025).
“Pasukan angkatan laut Israel menaiki kapal-kapal kami sekitar 70 mil laut dari lepas pantai Gaza, memutus komunikasi dan mengganggu sinyal saat armada mendekati wilayah Gaza. Setidaknya 13 kapal yang merupakan bagian dari armada Global Sumud Flotilla dicegat di laut,” bunyi pernyataan Global Sumud Flotilla.
Juru Bicara Global Sumud Flotilla Saif Abukeshek mengatakan, lebih dari 201 orang dari 37 negara ada di atas kapal-kapal tersebut. Termasuk 30 peserta dari Spanyol, 22 orang dari Italia, 21 orang dari Turki, dan 12 orang dari Malaysia, di antara negara-negara lainnya.
Israel sebelumnya menyatakan akan melakukan apa pun untuk menghentikan armada kapal yang menuju Gaza. Israel mengeklaim pelayaran tersebut sama dengan usaha untuk melanggar blokade laut yang sah. Padahal klaim Israel ini sendiri bertentangan dengan hukum internasional.
Perjalanan Global Sumud Flotilla melintasi Mediterania untuk menembus masuk ke Gaza demi bisa memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina telah menarik perhatian publik internasional. Penangkapan para aktivis memicu protes di berbagai kota di dunia, termasuk Roma, Buenos Aires, hingga Istanbul.
Sumber: beritasatu.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
