Saturday, March 7, 2026

Kabar Duka Datang dari Jambi, Inilah Rekam Jejak Datuk Zainul sang Maestro dan Sesepuh Batik Jambi


BICARA PERISTIWA
- Kabar duka datang dari seorang maestro dan sesepuh batik Jambi Zainul Bahri atau kerap disapa Datuk Zainul.


Datul Zainul dikabarkan meninggal dunia Sabtu (7/3/2026) pagi.


Pembatik yang dikenal karena dedikasinya dalam melestarikan serta mengembangkan motif-motif tradisional Jambi ini tutup usia pada umur 65 tahun.


Di mata para rekan, Datuk Zainul tidak hanya seorang pembatik tetapi juga guru, mentor dan tempat bertanya.


Hampir 40 tahun hidupnya didedikasi untuk kesenian batik, khususnya batik Jambi.


Aswan Hidayat, rekan almarhum sekaligus Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi mengaku kehilangan atas berpulangnya sosok Datuk Zainul. 


"Kami tentu merasa kehilangan tokoh budaya, dia yang konsisten dari awal untuk mengembangkan batik Jambu dan juga untuk membuat batik batik kreasi dari batik," ujarnya. 


Dalam keseharian, Datuk Zainul juga diketahui tak sungkan untuk berbagi ilmu dan berdiskusi tentang perkembangan budaya dan batik.


Sejak tahun 1980-an, setidaknya ada 900 motif Batik Jambi lahir dari tangannya.


Dia lahir di Jambi pada 27 Mei 1960, dari keluarga keturunan Kesultanan Jambi. 


Sejak kecil, Zainul telah akrab dengan batik, kain yang menjadi ciri khas keluarganya. 


Kini, di bulan suci Ramadhan dirinya telah berpulang ke Rahmatullah. Tetapi karya-karnyanya akan kekal abadi.


Rekam jejak Zainul Bahri


Zainul Bahri, atau yang lebih dikenal dengan Datuk Zainul Bahri, adalah seorang seniman batik yang lahir dari keluarga keturunan Kesultanan Jambi. 


Sejak kecil, ia telah akrab dengan batik, kain yang menjadi ciri khas keluarganya. 


Ketertarikan Zainul Bahri terhadap batik dimulai pada tahun 1980-an, ketika ia melihat betapa batik memiliki potensi besar sebagai karya seni sekaligus warisan budaya yang harus dilestarikan.


Sebagai seorang pelukis, Datuk Zainul Bahri memiliki kecakapan dalam menggambarkan berbagai motif dan pola yang memiliki nilai estetika tinggi. 


Namun, baginya, batik bukan hanya sekadar gambar atau pola, melainkan sebuah medium untuk menceritakan sejarah dan filosofi.


Bahkan dari tangannya, lahirlah lebih dari 900 motif batik yang terinspirasi dari berbagai elemen budaya Jambi, mulai dari peninggalan sejarah, ikon Jambi, tanaman langka, hingga tulisan Arab Melayu.


“Saya tidak sekadar membuat batik, saya menciptakan cerita di setiap motifnya. Setiap karya saya memiliki makna filosofis yang mendalam, yang menceritakan sejarah dan kekayaan alam Jambi,” ungkapnya.


Salah satu motif yang ia banggakan adalah motif batik Sipin Jajaran, yang terinspirasi dari lingkungan Danau Sipin. Motif ini menggambarkan flora dan fauna khas kawasan tersebut, seperti ikan botia dan ikan seluang.


Meskipun karya-karyanya diakui oleh berbagai kalangan, baik di dalam maupun luar negeri, sayangnya Datuk Zainul tidak mendapatkan penghargaan yang layak dari pemerintah Provinsi Jambi.


“Penghargaan justru datang dari luar Provinsi Jambi, padahal saya berharap Jambi sendiri yang bangga dan menghargai warisan budaya ini,” keluhnya.


Di bawah bendera Yayasan Naila Mughni Alesha, Datuk Zainul juga mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sekerabah, tempat di mana ia mengajarkan seni membatik kepada generasi muda. 


"Sejauh ini malah sekolah-sekolah swasta yang punya ketertarikan ingin belajar batik, minta diajarkan batik dan sejarahnya yang melekat. 


Jadi saya semangat ketika mereka mau belajar. Sekolah negeri malah seolah tidak tertarik dengan batik, lama-lama generasi yang akan datang tidak peduli lagi dengan batik," lanjutnya.


Melalui semangat diri yang tak pernah padam, ia terus berjuang agar batik Jambi tetap dikenal dan dihargai, baik di dalam maupun luar negeri.


Walaupun demikian dia mencoba untuk terus mencari tahu sejarah-sejarah yang bisa ia tuangkan dan karyakan menjadi batik. 


Sehingga sejarah tersebut tetap ada dalam batik-batik Jambi yang perlu dikenang dan wariskan. (*/Edit:HN)


Sumber: tribunjambi.com/Foto: Datuk Zainul/Ist-Facebook Dara Perubahan Zaman



Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com