Peserta Workshop Teater dan Sastra 2026 Dibimbing hingga hasilkan karya di TBJ
BICARA PANGGUNG - Peserta Workshop Teater dan Sastra 2026 yang diselenggarakan Taman Budaya Jambi (TBJ) 21-22 April 2026 untuk hari kedua (Rabu, 22/04/2026) dibimbing hingga hasikan karya.
Workshop Teater yang berfokus pada pengembangan Teater Tradisi Tonel yang tumbuh dan berkembang di Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi. Dokumen ini menjadi acuan bagi seluruh unsur pelaksana agar kegiatan berjalan secara terencana, sistematis, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara administratif maupun substantif.
Melalui pendekatan eksploratif dan kolaboratif, workshop ini mendorong lahirnya bentuk pertunjukan baru yang tetap berakar pada tradisi lokal, namun mampu beradaptasi dengan kebutuhan estetika dan dramaturgi masa kini.
Hari kedua (Rabu, 22/04/2026) peserta mendapat bimbingan hingga menghasilkan karya dari Didin Siroz dan Oky Akbar. Peserta dibagi dua kelompok diberikan tema, lantas dijadikan pergelaran Tonel.
Sehingga peserta lebih diutamakan praktek dan langsung berkreasi, setelah pada hari pertama (Selasa, 21/042026) dipadati teori dan diskusi dua arah.
Hal ini sejalan dengan Imron Rosyadi selaku kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata provinsi Jambi dalam kata sambutannya saat membuka workshop (Senin, 20/04/2026) berharap banyak hal-hal baru yang dirumuskan dalam workshop nantinya.
"Kita berharap betul dari rumusan workshop dapat diimplementasikan dengan baik dan kita tidak ingin hasilnya hanya macan kertas. Bagus di kertas saat pelaksanaan susah, kita berharap kedepan dari workshop, pertunjukan itu ada inovasinya. Jangan dari tahun ke tahun itu-itu saja, begitu juga seni Sastra. Kita ingin ada bumbu daerah, paling tidak saat dibaca masyarakat luar mereka tau ini asalnya dari Jambi," Ungkap Imron Rosyadi.
Sementara itu, Workshop Sastra yang berfokus pada proses alih wahana karya sastra berupa cerpen menjadi naskah teater yang dapat dipentaskan dalam format Teater Tradisi Tonel.
Peserta dibimbing oleh EM Yogiswara untuk hasilkan karya Sastra dan menulis langsung setelah pada hari pertama (Selasa, 21/042026) dipadati teori dan diskusi dua arah.
Melalui pendekatan adaptasi dan eksplorasi, workshop ini mendorong peserta untuk memahami teknik alih wahana, yaitu proses mengubah bentuk karya dari medium sastra tulis ke medium pertunjukan, tanpa kehilangan esensi cerita, sekaligus menyesuaikan dengan pola, estetika, dan konvensi Teater Tonel. Diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan naskah- naskah teater baru yang kontekstual, kreatif, dan berakar pada tradisi lokal.
Adapun Sumber pendanaan kegiatan berasal dari DAK Nonfisik BOP Museum dan Taman Budaya Tahun 2026 dan dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip akuntabilitas. (*/)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom



.jpeg)

