Mohon Maaf Izin Kami Periksa? Silahkan, tapi Tolong Jangan ada Kamera
BICARA PERISTIWA - "Mohon izin ya bapak/ibu, maaf kami izin untuk memeriksa. Memeriksa barang bawaan, identitas dan lainnya," Ungkap salah satu personel Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Jambi.
Kalimat itu, selalu terucap kepada pengunjung sebelum melakukan razia saat memasuki berbagai hiburan malam. Kata-kata persuasif dan mengedepankan humanis dilakukan personel dalam menjalankan giat Razia, Jum'at (17/07/2026) malam hingga Sabtu (18/07/2026) dinihari.
"Terima kasih bapak/ibu atas kerja samanya yang baik, mohon maaf karena mengganggu Waktunya," Ujar personel BNN. Tidak hanya BNN saja, seluruh personel pun melakukan hal yang sama. Agar pengunjung tetap nyaman.
Bahkan media yang turut mengikuti dan mengawasi giat Razia, juga tidak sembarangan mengambil video dan gambar "Silahkan diperiksa tapi Kami minta tolong jangan ada kamera ya, jangan merekam dan memotret," Pinta salah satu pengunjung karaoke, kepada personel dan wartawan.
"Terima kasih ya bang," Tuturnya singkat kepada bicarajambi.com
Giat Razia ini untuk menegakkan peraturan daerah dan menjalankan fungsi pengawasan, Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kota Jambi, menggandeng lintas Institusi menyusuri hiburan malam (Jum'at, 18/07/2026).
Dipimpin Iper Riyansuni, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Jambi, memberikan arahan saat apel pasukan mengingatkan seluruh personel lintas Institusi tujuan Razia.
"Kita Razia malam ini dalam rangka menegakkan peraturan daerah, melaksanakan fungksi pengawasan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," Tegas Iper Riyansuni.
Disamping itu, dia berpesan karena terbagi dua tim tentunya memiliki ketua tim masing-masing agar dapat menjaga koordinasi yang baik dan menjaga keselamatan Bersama.
"Kita malam ini lintas institusi dan kita terbagi dalam dua tim, saya berharap koordinasi terjaga dengan baik. Mari jaga keselamatan kita Bersama, kita sedang menjalankan tugas dan Amanah yang diemban, Insyaallah akan dilindungi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga semua akan berjalan aman hingga kita Kembali pulang," Tutup Iper Riyansuni.
Tim satu langsung dipimpin oleh Iper Riyansuni, menyambangi Xtree, Dinasty, Regent, dan VIP. Untuk tim dua datang ke Luna, Amnesia, NYX Karaoke, dan lainnya.
Ditempat tersebut Satpol PP kota Jambi mendata hingga memeriksa berbagai dokumen perizinan tempat, juga identitas pengunjung. Bersama polisi militer, Satpol PP mengawasai dugaan anak dibawah umur, ASN dan anggota TNI Polri.
Lalu BNN Kota Jambi, selain Identitas pengunjung juga memeriksa barang bawaan, menguji kondisi fisik. pengujian itu untuk membuktikan apakah adanya dugaan pengguna barang terlarang dan berbahaya, bahkan termasuk pemandu lagu serta beberapa karyawan turut diperiksa.
Seusai giat razia, Kasat Pol PP melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid PPD) Satpol PP Kota Jambi, M. Andriyan Syafitra, S.STP, MH, menuturkan bahwa tidak ditemukan adanya dugaan terlibatnya anak dibawah umur di tempat hiburan malam.
"Giat kita malam ini, dalam Rangka menegakkan peraturan daerah. Kami terbagi dua tim bergerak ke beberapa tempat hiburan malam. Tidak hanya Satpol PP Kota Jambi, kami juga melibatkan BNN, Polisi Militer, Polri, dan Instansi lainnya," Terang Andriyan Syafitra, Sabtu (18/07/2026) dinihari.
"Kami menjalankan fungsi pengawasan, seperti terkait perizinan tempat usaha. Selain itu, kami malam ini tidak menemukan dugaan-dugaan adanya keterlibatan anak dibawah umur di tempat hiburan malam," Pungkasnya. (*/HN)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

