Selasa, 14 Juli 2026

'Almira dan Bayu' Opening Ceremony JCF 2026 di TBJ


BICARA PANGGUNG
- Jangan lewatkan pergelaran Jambi Cultural Fest (JCF) 2026 yang diselenggarkan oleh Yayasan Arus Budaya, pada 16 s.d 18 Juli 2026 di Gedung Teater Arena Taman Budaya Jambi.


Akan hadir 'Almira dan Bayu' Pada opening ceremony JCF 2026, tanggal 16 Juli 2026, Pukul: 20.00 Wib di Gedung Teater arena, Gratis alias tanpa dipungut biaya masuk.


Almira Bernama lengkap Almira Ainun Mahya, ialh siswi SMP Al Falah Jambi. Almira Ainun Mahya, sempat menggemparkan Indonesia karena berhasil menorehkan pencapaian membanggakan di ajang Sanremo Junior World Final 2026 yang digelar di Teatro Ariston, Sanremo, Italia pada 14 April 2026.


Bersaing dengan puluhan peserta dari 24 negara, siswa Purwa Caraka Music Studio ini sukses memborong 3 penghargaan sekaligus; yakni Juara 2 – kategori A3, penghargaan khusus “Alice Artemis Vigano” dari Orchestra Sanremo Junior, dan penghargaan khusus “Premio Comitato” yang diberikan oleh Komite Penyelenggara Sanremo Junior Italia.


Sedangkan Bayu, adalah seorang bocah dengan segudang prestasi. Dia sudah sejak dini sering berada di panggung Teater bersama Teater AiR Jambi, juga di berbagai film, terbaru dalam film Mantagi “Air dan Manusia” Sutradara Taufik Hidayat Rusti, mengangkat budaya Melayu Jambi.


Jejak itu sangat lekat dengan sang ayah, tentunya menjadi penegas bahwa 'Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya'. 


Bernama lengkap Ahmad Bayu Suwarnadwipa, merupakan putra dari Didi Hariadi, salah satu aktor teater yang tak asing di Jambi dan tak diragukan lagi kapasitasnya sebagai senior panggung di Teater AiR Jambi.


Bayu bukan hanya di panggung teater dan film, beberapa Waktu yang lalu Bayu sempat mencuri perhatian publik dengan suaranya yang luar biasa saat membawakan lagu-lagu hits Judika, yang berujung pada kolaborasi dan pujian langsung dari sang penyanyi. 


Viralnya suara Bayu dalam menyanyikan lagu Judika, membuatnya diundang salah satu Stasiun Televisi di Jakarta, juga dipertemukan langsung dengan Judika. Seorang artis Indonesia, sosok penyanyi, aktor, dan produser rekaman. Judika memulai karier bermusik melalui ajang pencarian bakat bernyanyi Indonesian Idol Musim 2 pada tahun 2005.


Bagaimana menarik bukan? di JCF 2026 Akan ada sajian Utama 6 koreografer dari berbagai provinsi di Indonesia, selain itu ada juga kegaiatan menarik lainnya, yaitu:


Komula (Komunitas Mula) 
di opening ceremony JCF 2026, tanggal 16 Juli 2026, Pukul: 20.00 Wib di Gedung Teater arena.


Gilang, Performer Music Installation

di lobi Taman Budaya Jambi, pada tanggal 16-17-18-19 Juli 2026


Sebiduk Sedayung, Koreografer Puji Lestari

dalam opening ceremony JCF 2026, tanggal 16 Juli 2026, Pukul: 20.00 Wib di Gedung Teater arena.


Azhar Mj, Maestro musik tradisional Jambi

dalam opening ceremony JCF 2026, tanggal 16 Juli 2026, Pukul: 20.00 Wib di Gedung Teater arena.


Aiyla-Alvena-Khayla di opening ceremony JCF 2026 pada tanggal 16 Juli 2026 di teater arena Taman budaya Jambi.


JCF Dance Crew di opening ceremony Jambi cultural fest 2026 tanggal 16 Juli 2026 di Teater arena Taman budaya Jambi


Selama pagelaran JCF 2026, pengunjung bisa menikmati karya foto PFI (pewarta foto Indonesia) Jambi dan dari Eko Wahyudi sebelum memasuki Gedung Teater Arena.


Kegiatan yang didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi ini, untuk tahun 2026 meluaskan jangkauannya se-Indonesia yang akan diikuti 6 Koreografer. Sebelumnya JCF 2025 berasal dari 4 provinsi di pulau Sumatera, JCF 2024 asal Jambi 4 koreografer.


Keenam koreografer yang terpilih adalah:

1. Tri putra Mahardhika, asal Jambi

2. ⁠Muhammad Fahrul, asal Kalimantan Barat

3. Fachri matlawa, asal Papua

4. ⁠Shafira emeralda, asal Bangka belitung

5. ⁠I Putu Oka Surya Pratama, asal Bali

6. ⁠Ahmad Ghozali, asal Mentawai-Sumatera Barat


"Adapun tema JCF 2026, kami mengangkat tradisi masyarakat asli setempat "bukan sebagai kenangan, melainkan jawaban" di tegah Krisis sosial yang merenggut gotong royong, tradisi mengajarkan Kembali kebersamaan. Dalam tekanan ekonomi yang meminggirkan yang kecil, kearifan lokal menawarkan ekonomi yang adil dan berakar," Terang Ichalago, Direktur Festival.


"Saat lingkungan terancam oleh eksploitasi, masyarakat asli justru menjaga bumi dengan hormat. Tema ini mengajak kita pulang, bahwa menyelamatkan tradisi sama dengan menyelamatkan manusia, mata pencaharian dan alam. Bukan nostalgia, tetapi Gerakan hidup untuk masa depan yang lebih manusiawi," Tambahnya lagi. (*/)












.............
Agar kami terus tumbuh dan selalu sajikan informasi bermanfaat. Dukung bicarajambi.com, klik disini: TRAKTIR KOPI https://trakteer.id/hendry_noesae/gift

Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN

Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com

.....
Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam sebagai pedoman hidup agar manusia mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat, Bacalah disini 114 Surat 30 Juz: Arab, Latin dan Terjemahan Lengkap