Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jambi Laksanakan Penanaman Bawang Putih di Kayu Aro
BICARA POLISI – Polda Jambi melaksanakan kegiatan penanaman bawang putih secara serentak sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung percepatan terwujudnya swasembada bawang putih nasional.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci pada Rabu, (19/08/2026) tersebut diikuti langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int., M.I.P., Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kerinci Irwandri, S.E., M.M., serta unsur terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman bawang putih jenis Lumbu Hijau pada lahan seluas 0,125 hektare milik kelompok tani Agri Mulyo Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Kayu Aro. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial kepada kelompok tani serta pelayanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tekanan darah, nadi, suhu, respirasi, saturasi oksigen, hingga pemeriksaan sederhana untuk kolesterol, asam urat dan gula darah.
Usai melaksanakan penanaman, Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu dan rombongan mengikuti Zoom Meeting yang dipusatkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan nasional tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan diikuti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo serta pejabat terkait lainnya.
Penanaman bawang putih secara serentak tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus meningkatkan produksi komoditas pangan strategis dalam negeri. Keterlibatan pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, kelompok tani serta berbagai stakeholder menunjukkan bahwa ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa Polri siap mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri tentunya siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh stakeholder, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, para petani dan seluruh masyarakat,” ujar Kapolda Jambi.
Menurutnya, penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi memiliki pesan penting bahwa ketahanan pangan harus dibangun dari daerah dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Yang kita tanam hari ini bukan hanya bawang putih, tetapi juga semangat kemandirian pangan. Kita ingin masyarakat memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan dari hasil produksi sendiri,” tegasnya.
Kapolda Jambi juga mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni penanaman. Keberhasilan program harus dilihat dari keberlanjutan produksi, peningkatan kesejahteraan petani, serta kemampuan daerah dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
“Jangan sampai kegiatan ini hanya berhenti pada penanaman. Harus kita kawal bersama mulai dari proses budidaya sampai hasil panennya. Kalau produksi meningkat dan petani sejahtera, maka program swasembada pangan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkap Irjen Pol. Krisno H. Siregar.
Ia menambahkan, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas hortikultura. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui sinergi pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani dan seluruh stakeholder.
“Polda Jambi akan terus mendukung dan mengawal program ketahanan pangan bersama pemerintah daerah, TNI, kelompok tani dan seluruh pihak terkait. Harapannya, produksi bawang putih di Jambi terus meningkat, petani semakin sejahtera, dan secara bertahap ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat kita kurangi,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi terhadap program swasembada bawang putih nasional. Ia juga mengapresiasi Presiden Republik Indonesia, Kapolri beserta jajaran, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penanaman bawang putih serentak.
“Ini merupakan salah satu poin penting bagaimana kita bisa meningkatkan kekuatan pangan kita, khususnya di bidang bawang putih. Kita tahu setiap tahun kebutuhan bawang putih kita cukup besar dan masih banyak bergantung pada impor,” ujar Gubernur Jambi.
Penanaman serentak tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, mulai dari penyediaan lahan, pendampingan petani, proses budidaya, pengamanan distribusi hingga penyerapan hasil produksi.
Dengan kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, kelompok tani dan masyarakat, gerakan penanaman bawang putih diharapkan tidak sekadar menghasilkan panen, tetapi menjadi bagian dari langkah nyata menuju kemandirian dan swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Kapolda Jambi. Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polda Jambi dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Kegiatan penanaman bawang putih ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, petani dan seluruh stakeholder dalam membangun kemandirian pangan,” ujar Kabid Humas.
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
.jpeg)