Jangan Abai! 7 Risiko Kesehatan Menaruh Ponsel Dekat Kepala Saat Tidur
BICARA KESEHATAN - Ponsel telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dengan membantu Anda tetap terhubung. Namun, banyak orang tidak menyadari risiko menaruh ponsel dekat kepala saat tidur dapat membahayakan kesehatan.
Meskipun ponsel menawarkan banyak manfaat, ada beberapa dampak buruk yang bisa timbul dari kebiasaan meletakkan ponsel dekat kepala, seperti paparan radiasi yang dapat memengaruhi tubuh secara negatif.
Berikut ini tujuh risiko menaruh ponsel dekat kepala saat tidur yang perlu Anda ketahui, dikutip dari laman Health, Kamis (2/1/2025).
1. Dapat menyebabkan risiko kebakaran atau luka bakar
Meski jarang terjadi, ada kemungkinan ponsel Anda mengalami overheating atau bahkan terbakar. Insiden seperti ini bisa menyebabkan luka bakar serius, terutama pada area tubuh yang terpapar langsung. Penelitian menunjukkan baterai ponsel yang terbakar dapat menimbulkan luka bakar tingkat dua.
2. Dapat menyebabkan kanker
Radiasi dari ponsel, yang diukur dengan nilai specific absorption rate (SAR), telah menjadi topik kontroversial. Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang pasti ponsel menyebabkan kanker, beberapa peneliti khawatirkan potensi dampaknya. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan untuk menghindari paparan ponsel yang terlalu lama, terutama untuk anak-anak.
3. Efek kognitif dan perilaku
Sebuah studi pada 2009 mengaitkan, paparan radiasi frekuensi radio dari ponsel dengan penurunan kemampuan memori spasial. Selain itu, beberapa efek perilaku yang mirip dengan gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) juga ditemukan pada individu yang terpapar radiasi ponsel dalam jangka panjang.
4. Gangguan pada sistem reproduksi
Paparan radiasi elektromagnetik pada ibu hamil dapat berisiko menyebabkan mutasi genetik yang tidak diketahui pada embrio. Pada pria, paparan radiasi ponsel dapat mengurangi jumlah dan kualitas sperma, yang dapat memengaruhi kesuburan.
5. Meningkatkan aktivitas otak
Paparan radiasi elektromagnetik dalam waktu lama dapat merusak sawar darah-otak, yang berisiko menyebabkan kebocoran albumin di otak. Selain itu, gelombang nirkabel dari ponsel dapat mempercepat aktivitas glukosa dalam darah otak, yang memengaruhi fungsi otak.
6. Pengaruh daya ingat dan konsentrasi
Paparan radiasi ponsel juga berpotensi memengaruhi daya ingat dan konsentrasi. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan ponsel dapat mengganggu kemampuan otak dalam berfokus dan mengingat informasi. Meskipun hasil ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
7. Gangguan tidur
Salah satu masalah utama dari risiko ponsel taruh dekat kepala adalah gangguan tidur. Cahaya biru dari layar ponsel menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, tidur menjadi lebih sulit atau kualitas tidur menurun, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan dan gangguan suasana hati.
Meletakkan ponsel dekat kepala saat tidur dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari gangguan tidur hingga masalah serius, seperti gangguan otak atau sistem reproduksi.
Risiko menaruh ponsel dekat kepala juga termasuk peningkatan stres dan kecemasan akibat notifikasi yang masuk. Untuk menghindari dampak negatif ini, sebaiknya hindari meletakkan ponsel di dekat kepala saat tidur, atau gunakan mode pesawat untuk meminimalisir paparan radiasi.
Sumber: beritasatu.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom