Friday, December 5, 2025

Gubernur Jambi Buka Secara Resmi, Pelatihan Mobile Content Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan


BICARA TEKNOLOGI
- Gubernur Jambi secara resmi membuka gelaran House of Indonesiana (HOI) dalam program pelatihan kreatif, untuk di Jambi berupa Mobile Content yang berlangsung di Taman Budaya Jambi.


Para peserta pelatihan akan diberikan pembelajaran terkait Teknik pengambilan gambar dan editing video menggunakan smartphone dan kamera DSLR, Livestreaming bersama IndonesianaTV, dan Workshop langsung dengan instruktur dari Korea Selatan.


Mardisontori, S.Ag,LL.M selaku Direktur kerja sama kebudayaan, kementerian kebudayaan Republik Indonesia, menuturkan bahwa kegiatan pelatihan tidak hanya berlangsung di Jambi.


"Pelatihan ini kerja sama Indonesia-Korea Selatan melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan. Pelatihan selain di Jambi, berlangsung juga di Jakarta, Makasar, Badung-Bali, Cirebon, Sikka-Nusa Tenggara Timur. Jadi bentuk kolaborasi kerja sama training center yang kita dirikan mengangkat tiga tema pelatihan, yaitu Animasi, dokumentasi, dan mobile content. Untuk di Jambi itu Mobile Content karena kita tau Korea Selatan adalah suatu negara yang sangat maju di bidang digital teknologi, animasi, mobile content, AI dan sebagainya," Ungkap Mardisontori (Jum'at, 05/12/2025) saat memberikan kata sambutan.


"Tentunya ini sangat kita harapkan transfer pengetahuan dari mereka dan berkolaborasi dengan adik-adik muda dan teman-teman muda. Saya sampaikan juga bahwa kegiatan ini penting dan didukung oleh tenaga-tenaga profesional, karena instrukturnya dating juga dari Korea Selatan," Tambahnya.


Dia berharap melalui pelatihan ini dapat menambah kemampuan lebih, sehingga bermanfaat nantinya hingga di dunia kerja


"Besar harapan kita teman-teman yang berpartisipasi yang sudah terpilih dan ikut dalam pelatihan ini tentunya akan mendapatkan ilmu yang banyak yang bisa digunakan untuk kemampuan tambahan. Dan juga tentunya bisa berkontribusi, misalnya dalam dunia kerja," Kata Mardisontori





Disisi lain Project Leader KOCCA, Mr I Won Je dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya pelatihan kreatif ini.


"Terima kasih kepada Direktur Kerja sama kementerian kebudayaan Republik Indonesia, Gubernur Jambi, para Instruktur HOI, peserta pelatihan, serta seluruh hadirin yang berada disini, saya juga menyampaikan terima kasih. Pada kesempatan ini saya sangat senang dapat bersama-sama merayakan peresmian pusat pelatihan HOI Jambi, yang merupakan bagian dari program ODA yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia dan Korea Selatan," Tuturnya.


Dibantu penterjemah, Mr I Won Je berharap kerja sama terus berlanjut agar dapat lebih memperluas kekayaan budaya dan tradisi Indonesia ke kancah Internasional.


"Melalui proyek HOI, kami berharap pertukaran budaya antara dua negara dapat semakin diperkuat. Kami berharap pusat pelatihan Jambi juga dapat menjadi kesempatan untuk membudidayakan Kembali kekayaan budaya dan tradisi Indonesia, serta menjadi landasan bagi semakin dikenalnya Indonesia di kancah Internasional," Ucap I Won Je.


"Saya juga berharap para peserta pelatihan dapat menjadi pionir dalam menyebarkan budaya Indonesia ke dunia dengan cara yang kreatif dan inovatif. Semoga peresmian hari ini menjadi tonggak baru dalam kerja sama budaya antara Korea dan Indonesia," Tutupnya.


Sebagai pengetahuan, KOCCA adalah singkatan dari Korea Creative Content Agency, sebuah badan pemerintah Korea Selatan yang mendukung pertumbuhan industri konten kreatif Korea secara domestik maupun internasional. Badan ini memberikan dukungan dalam berbagai hal, seperti produksi, pemasaran, distribusi, pelatihan, dan riset untuk berbagai genre konten kreatif seperti game, animasi, musik, mode, komik, dan drama. 




Lalu Gubernur Jambi pada kesempatan ini, yang diwakili oleh Sekda provinsi Jambi, H. Sudirman, S.H., M.H berharap peserta memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, menggali cerita-cerita lokal, nilai-nilai seni budaya, kearifan lokal dan identitas masyarakat Jambi.


"Saya berharap para peserta memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, menggali cerita-cerita lokal, nilai-nilai seni budaya, kearifan lokal dan identitas masyarakat Jambi dengan kemampuan teknis yang kuat dan narasi budaya yang otentik, saya yakin peserta dapat menjadi pionir dalam mempromosikan budaya Jambi secara nasional maupun Internasional," Papar Gubernur Jambi.


"Saat ini pelestarian budaya tidak hanya berlangsung di panggung, museum atau sanggar, tetapi dapat dilakukan melalui layer ponsel yang bisa diakses oleh siapa saja. Kita ingin budaya Jambi tidak hanya lestari tapi juga dikenal dan dibanggakan generasi saat inidan generasi mendatang," Tambahnya.


Gubernur Jambi juga menekankan bahwa Pemerintah provinsi Jambi berkomitmen membangun kebudayaan yang berkelanjutan, dan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, kominitas kreatif dan juga mitra Internasional.


"Pemerintah provinsi Jambi berkomitmen membangun kebudayaan yang berkelanjutan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, kominitas kreatif dan juga mitra Internasional. Tentunya sejalan dengan misi pemerintah provinsi Jambi yaitu memantapkan keberlanjutan pembangunan dan kualitas SDM dengan sasaran meningkatnya Pendidikan dan kebudayaan masyarakat serta pengarusutamaan gender," Ujarnya, dan diakhiri dengan pembukaan secara resmi pusat pelatihan Jambi Mobile Content.





Dalam pelatihan kreatif ini, Kelas dasar Mobile Content menghadirkan Instruktur lokal yaitu Riko Mappedeceng – Senior Photographer Fotografer berpengalaman dalam proyek dokumenter, serta penerima berbagai penghargaan di bidang fotografi.


Lalu, Husni Turion – Film & Documentary Produser, Produser film pendek dan dokumenter dengan karya yang terpilih di berbagai festival film, serta aktif memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional.


Sementara itu, Instruktur dari Korea Selatan, yaitu Shin Ha Yeun akan memberikan materi Strategi Perencanaan Konten Mobile, Kim Hyun: Materi Penggunaan AI untuk konten Mobile, dan Kwon Oh Kwang: materi Subjek, tema, tone and manner dalam video. (*/HN)





Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com