Thursday, January 15, 2026

Agus Laporkan ke Polda Jambi Pengeroyokan Siswa SMK Negeri 3 Berbak Tanjab Timur


BICARA HUKUM
- Laporan ke polisi ditempuh oleh Korban Agus Saputra buntut dari peristiwa pengeroyokan pelajar SMK Negeri 3 Berbak, kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.


Pengeroyokan tersebut terekam sangat jelas dalam video-video yang viral di berbagai Platform media sosial (Rabu, 14/01/2026).


Dari narasi yang beredar luas bahwa pengeroyokan terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026 siswa menyebut bermuara dengan kata 'Miskin' dari Agus, namun dia membantah jika menghina. 


Disisi lain, Agus menyebut adanya kata terlontar yang tak pantas dari Siswa saat dia berjalan di depan kelas, saat ditanyakan siapa? Siswa menantang sehingga refleks dia menampar. 


Akhirnya keributan yang menghebohkan netizen Indonesia tak terelakkan, walaupun sempat berkembang adanya mediasi, Agus didampingi sang kakak Nasir (Kamis, 15/01/2026) menempuh jalur hukum. 


"Kita buat laporan ke polda Jambi, terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi kepada adik saya di SMK Negeri 3 Berbak," Ujar Nasir (Kamis, 15/01/2026) 


Kepada awak media Nasir menuturkan, Korban bersamanya berada di SPKT Polda Jambi sejak pukul 16.00 wib hingga malam, lebih kurang 4 jam memberikan keterangan. 


"Kondisi adik saya saat merasakan pusing, kami mohon belum bisa memberikan keterangan yang banyak kepada rekan-rekan wartawan mohon maaf, mungkin nanti berikutnya, Terima kasih, " Tutur Nasir. 


Sembari memperlihatkan Surat Tanda Bukti Lapor, Agus tak banyak mengeluarkan keterangan kepada awak media, Nasir menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib. 


"Untuk langkah selanjutnya kami menunggu perkembangan dari pihak kepolisian," Pungkas Nasir.


Baik Agus maupun Nasir mengakui bahwa semua yang terlibat dalam pengeroyokan disampaikan kepada pihak polisi. 


Disamping itu, peristiwa pengeroyokan siswa terhadap guru ini menyedot perhatian banyak pihak, termasuk Gubernur Jambi. 


Gubernur Jambi, Al Haris, meminta siswa tidak menghakimi gurunya terkait insiden perkelahian antara oknum guru dan siswa SMKN 3 Tanjung Jabung Timur.


Al Haris akan menurunkan tim bidang guru dan tenaga pendidikan untuk mendalami kasus tersebut.


“Besok tim dari Diknas akan turun kesana, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Al Haris, Rabu 14 Januari 2025 kemarin.


Saat ini, persoalan tersebut sedang ditangani melalui rapat mediasi antara orang tua siswa, guru, camat, dan kepolisian. (*/HN)




Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com