Thursday, February 26, 2026

Banggar DPR: Rp 268 Triliun Dana Pendidikan untuk MBG


BICARA LEGISLATIF
- Badan Anggaran (Banggar) DPR mengungkapkan hampir separuh dana pendidikan dalam APBN 2026 digunakan untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Nilainya mencapai Rp 268 triliun dan disebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.


Ketua Banggar DPR Said Abdullah menjelaskan, total alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2025 sebesar Rp 724,2 triliun dan meningkat menjadi Rp 769 triliun pada APBN 2026.


"Alokasi anggaran pendidikan pada APBN tahun 2025 sebesar Rp 724, 2 triliun dan tahun 2026 sebesar Rp 769 triliun," kata Said kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).


Ia menyebutkan, dalam 2 tahun anggaran tersebut, program MBG telah dimasukkan dalam pos anggaran pendidikan.


"Dalam 2 tahun anggaran ini, alokasi anggaran pendidikan tersebut termasuk anggaran MBG di dalamnya, tahun 2025 sebesar Rp 71 triliun dan tahun 2026 sebesar Rp 268 triliun," imbuhnya.


Said memerinci, dari total Rp 268 triliun pada 2026, sebesar Rp 255,5 triliun dialokasikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung program MBG, sementara Rp 12,4 triliun digunakan untuk dukungan manajemen program.


"Dari anggaran program BGN sebesar Rp 255,5 triliun, sebesar Rp 223,5 triliun di antaranya untuk fungsi pendidikan," katanya.


Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu juga membantah pernyataan menteri pendidikan dasar dan menengah (mendikdasmen) yang menyebut tidak ada dana pendidikan yang digunakan untuk MBG dengan alasan anggaran kementeriannya mengalami kenaikan.


Menurut Said, kenaikan anggaran tersebut merupakan konsekuensi dari meningkatnya belanja negara pada 2026 dibandingkan 2025, sehingga tidak hanya dialami oleh Kemendikdasmen.


Ia menjelaskan, sejumlah kementerian lain yang menjalankan fungsi pendidikan juga mengalami kenaikan anggaran. Perinciannya, yaitu Kemendikdasmen naik Rp 21,5 triliun, Kemendiktisaintek naik Rp 3,3 triliun, Kementerian Agama naik Rp 10,5 triliun, Kementerian Sosial naik Rp 4 triliun, dan Kementerian Pekerjaan Umum naik Rp 1,7 triliun.


"Jadi, pada 2025 dan 2026, alokasi anggaran MBG menjadi unsur yang dimasukkan dalam pos anggaran pendidikan," ujar dia.


Program makan bergizi gratis menjadi salah satu program strategis pemerintah yang menyasar peserta didik di seluruh Indonesia. Namun, masuknya anggaran MBG ke dalam pos pendidikan memunculkan perdebatan di kalangan legislatif maupun publik.


Isu penggunaan dana pendidikan untuk MBG pun menjadi sorotan dalam pembahasan APBN 2026, terutama terkait efektivitas, pengawasan, dan dampaknya terhadap belanja sektor pendidikan lainnya.


Sumber: beritasatu.com



Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com