Sunday, February 1, 2026

Kolaborasi HWPL, IPYG dan Universitas Mohammad Husni Thamrin: Gelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class: Why Youth Matters?


BICARA HWPL
- The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class: Why Youth Matters? Digelar di  Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta (kamis, 29/01/2026).


Youth Event 29 Januari lalu yang diadakan secara onsite di Jakarta dan online melalui Zoom Meeting, kegiatan dihadiri oleh 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pemimpin organisasi pemuda, dan umum.


Youth Empowerment Peace Class 2 sesi dan Interfaith Youth Talk Show, digelar oleh Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) sebagai organisasi utama dan  International Peace Youth Group (IPYG) sebagai salah satu sayap HWPL, berkolaborasi bersama Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta Timur. 


“Apapun agama kita, kita semua menghirup udara yang sama. Semakin baik kita mengikuti ajaran Tuhan, sejatinya kita sedang menjadi manusia yang lebih baik. Kerukunan dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan alam sangat penting untuk kita hayati. Melalui Youth Empowerment Peace Class (YEPC) ini, kita sedang menanamkan bibit-bibit perdamaian. Hari ini, di kampus ini, kita sedang membangun titik penting yang diharapkan menjadi garis perdamaian dunia, dan dari kampus ini semoga lahir para pemimpin bangsa di masa depan,” Ungkap IPYG Ambassador dan Chief Editor, Bimas Islam Journal, Ahmad Syamsuddin,S.Sos., M.Pd



Lalu General Chairman Gerakan Pemuda Persaudaraan Muslimin Indonesia, Kifah Gibraltar Bey, mengatakan IPYG dengan Youth Empowerment Peace Class-nya saya rasa mampu membantu anak-anak muda mengartikulasi nilai perdamaian. 


“IPYG dengan Youth Empowerment Peace Class-nya saya rasa mampu membantu anak-anak muda mengartikulasi nilai perdamaian dari ruang kelas ke dalam dunia dan budaya mereka. Tidak hanya berhenti pada toleransi, tetapi juga berkembang menjadi solidaritas. Tidak hanya dialog perdamaian, tetapi juga aksi nyata,” Katanya. 


Adapun kegiatan dihadiri Pemateri YEPC: Devia dan Cathleen, mewakili pemuda-pemudi Indonesia, serta dipandu oleh Tuty Purwaningsih, HWPL Publicity Ambassador dan Account Director Jaringan Media Desa Nusantara. 



Diskusi bertopik: Nilai karakter apa yg diajarkan dalam Kitab Suci Anda untuk menghargai perbedaan meskipun tidak selalu sepakat dan Tantangan terbesar dalam membangun harmoni lintas iman?


Dalam materi Who Am I Beyond Labels, Devia menekankan perdamaian adalah suatu sikap bermula dari pengenalan dan pengelolaan diri sendiri. Kita tidak akan menjadi youth selama-lamanya. 


Kemudian YEPC 2 dalam materi The Power of Empathy and Perspective Taking, Cathleen menekankan untuk masing-masing bisa berada di posisi orang lain untuk bisa memiliki rasa empati. (*/) 





Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com