Perjuangkan Pemerataan Sinyal, Kadis Kominfo Tanjabtim Sambangi Telkom Landmark Jakarta
BICARA TANJAB TIMUR - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Fajar Alamsyah, melakukan langkah proaktif demi mengentaskan wilayah blank spot di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun. Bersama rombongan Diskominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, ia menyambangi Gedung Telkom Landmark Tower Lantai 21, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran Fajar Alamsyah bertujuan mengikuti Sosialisasi Transformasi Digital sekaligus membawa misi khusus: memastikan seluruh masyarakat Tanjabtim mendapatkan akses internet yang merata.
Dalam pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa Bang Alam ini menyerahkan langsung Proposal Pembangunan BTS untuk desa dan kelurahan yang masih mengalami kendala sinyal (blank spot) di Tanjab Timur. Proposal tersebut diterima oleh GM Telkomsat, Widi Sulistyanto, dengan didampingi Account Manager PT Telkomsel, Nabila.
"Harapan besar masyarakat kami adalah terwujudnya pemerataan akses internet. Semoga ke depan tidak ada lagi desa maupun kelurahan yang blank spot di Tanjab Timur," tegas Fajar Alamsyah di sela-sela audiensi.
Alam menyebut blankspot di Tanjabtim sudah berkurang delapan sejak pemerintahan Bupati Dillah Hikmah Sari - Muslimin Tanja. “Tahun 2024 blankspot kita masih 17 alhamdulillah 2025 hanya tinggal delapan, semoga bisa segera dientaskan,” ucapnya.
Rombongan disambut hangat oleh jajaran manajemen puncak, di antaranya: Philipus Nanang (Vice President LBCC Telkomsel) Widi Sulistyanto (General Manager Telkomsat) Nabila (Account Manager PT Telkom) Vidiyan (Presales Engineer).
Pihak Telkomsat memaparkan solusi Internet Merah Putih, yakni layanan internet berbasis satelit broadband unlimited dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS). Layanan ini dirancang khusus untuk menjangkau wilayah pelosok tanpa batas kuota.
GM Telkomsat, Widi Sulistyanto, menjelaskan bahwa teknologi ini adalah jawaban bagi daerah yang sulit dijangkau kabel fiber optik.
"Dengan teknologi satelit nasional, konektivitas dapat hadir hingga ke daerah terluar dan terpencil di Provinsi Jambi," ungkap Widi. Selain itu, diperkenalkan pula solusi Starlink Business Service (SBS) dan teknologi femtocell untuk memperkuat jaringan komunikasi lokal.
Upaya jemput bola ini merupakan rangkaian aksi nyata Diskominfo Tanjab Timur. Sehari sebelumnya, Senin (09/02/2026), Alam juga mendatangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyerahkan proposal serupa guna mempercepat pembangunan infrastruktur komunikasi di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Alam menyebut upaya pengentasan area blankspot memang jadi perhatian serius Bupati Dillah. Bahkan sebut Alam, upaya jemput bola yang dilakukannya adalah arahan tegas bupati agar tidak hanya pasif menunggu masuknya provider.
“Bupati tegas minta OPD untuk proaktif menjemput program hingga ke pemerintah pusat. Semua untuk memastikan rencana - rencana program yang sudah digulirkan bisa efektif berjalan meski ada fenomena efisiensi anggaran,” tutup Alam. ***
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
