Rosan Ungkap Potensi Kerja Sama setelah Prabowo Temui 12 Investor AS
BICARA NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan 12 pengusaha dan investor besar asal Amerika Serikat di Washington DC, Jumat (21/2/2026) waktu setempat.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, dari diskusi tersebut muncul sejumlah peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis, seperti teknologi, energi terbarukan (renewable energy), infrastruktur, real estat, hingga ekonomi digital.
Menurut Rosan, total aset kelolaan (asset under management/AUM) dari 12 perusahaan investasi yang hadir dalam pertemuan tersebut mencapai sekitar US$ 16 triliun.
"Tadi sesi Bapak Presiden bertemu langsung dengan 12 perusahaan investasi terbesar di dunia dengan total kurang lebih kalau asset under management itu dikumpulkan itu US$ 16 triliun," kata Rosan seusai pertemuan, Sabtu (21/2/2026).
Dalam forum itu, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan pemerintah ke depan, terutama terkait upaya memperkuat iklim investasi serta menjaga stabilitas ekonomi dan politik nasional.
"Dan kemudian dilanjutkan dengan one-on-one dari 12 perusahaan yang hadir itu, masing-masing memberikan masukan, memberikan input dan karena kita dari Danantara melakukan engagement dan juga pertemuan yang cukup intens, Pak Pandu yang kami minta melakukan pembicaraan itu dan potensi ada beberapa kerja sama dengan mereka," ujar Rosan.
Rosan menyebut para investor memberikan sejumlah catatan dan masukan, termasuk soal konsistensi kebijakan, penegakan hukum (rule of law), pengembangan pasar modal, hingga manajemen risiko yang terukur. Ia menilai respons para pelaku investasi global tersebut cukup positif terhadap kebijakan pemerintah.
“Mereka juga menyatakan dan memuji kebijakan-kebijakan Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar,” kata Rosan.
Sumber: beritasatu.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
