Diduga Aset Daerah Tidak Lagi Dalam Penguasaan BPBD Kabupaten Bungo
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa persoalan tersebut mulai mencuat setelah muncul pembahasan mengenai keberadaan beberapa aset daerah yang diduga tidak lagi berada dalam penguasaan normal instansi.
"Informasi tersebut memicu diskusi di internal organisasi mengenai mekanisme pengelolaan aset serta sistem pengawasan yang berjalan selama ini," Kata Sumber (Sabtu, 07/03/2026).
Selain persoalan aset, dinamika ini juga mengingatkan pada konflik internal yang pernah terjadi antara pimpinan instansi dengan Kepala Bidang Logistik dan Peralatan (Kabid Darlog) saat itu, Gunawan, yang menjabat sebelum pejabat berikutnya.
Konflik tersebut disebut berawal dari perbedaan pandangan mengenai pengelolaan kegiatan serta mekanisme administrasi internal. Situasi tersebut kemudian berkembang hingga berujung pada penindakan disipliner terhadap pejabat yang bersangkutan.
"Namun sejumlah pihak di internal instansi menilai proses tersebut masih menyisakan berbagai pertanyaan mengenai objektivitas serta transparansi dalam penanganannya," Tegasnya.
Munculnya dugaan persoalan aset daerah saat ini kembali membuka ruang diskusi mengenai pentingnya penguatan sistem pengawasan internal dalam pengelolaan aset serta kegiatan pemerintahan.
Hingga kini, Zainadi, S.Pd MM, belum memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan penggadaian aset dan pengelolaan dana proyek, sementara itu, bicarajambi.com masih berupaya mendapat tanggapan dari yang bersangkutan.
Publik menunggu langkah tegas, baik dari internal pemerintah maupun aparat penegak hukum, untuk mengembalikan kepercayaan terhadap pengelolaan aset dan anggaran daerah. (*/Tim/Foto: Ilustrasi/Ist)
Berita Terkait:
- BPBD Bungo dalam Sorotan: Konflik Internal, Penggadaian Aset, dan Tata Kelola Keuangan...
- Kronologis Kasus Gadai Aset dan Dana Politik BPBD-Kesbangpol Bungo
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
.png)