Monday, March 9, 2026

Mesir Naikkan Harga BBM hingga 17 Persen Akibat Perang AS-Iran


BICARA INTERNASIONAL
- Pemerintah Mesir menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 17 persen pada Selasa (10/3/2026), menyusul lonjakan harga minyak global akibat konflik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.


Kementerian Perminyakan Mesir menyatakan kenaikan harga berlaku untuk beberapa jenis bahan bakar yang digunakan secara luas oleh masyarakat.


Harga solar, yang menjadi bahan bakar utama bagi transportasi umum di negara tersebut mengalami kenaikan lebih dari 17 persen per liter.


Selain itu, bensin oktan 92 mengalami kenaikan sekitar 15 persen, sementara bensin oktan 95 naik sekitar 14 persen.


Kebijakan tersebut diambil di tengah tekanan ekonomi yang semakin besar akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi global.


Sebagai negara Arab dengan jumlah penduduk terbesar, Mesir sangat bergantung pada impor bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.


Situasi tersebut membuat ekonomi Mesir sangat rentan terhadap gejolak harga minyak dunia.


Tekanan ekonomi semakin terasa setelah nilai tukar pound Mesir merosot tajam dan mencapai titik terendah sepanjang sejarah.


Pada Senin (9/3/2026), mata uang Mesir tersebut diperdagangkan di atas 52 pound per 1 US$, menandai pelemahan signifikan terhadap mata uang AS.


Untuk meredam dampak ekonomi dari konflik dan lonjakan harga energi, pemerintah Mesir mengumumkan sejumlah langkah penghematan nasional.


Beberapa kebijakan yang diterapkan, antara lain mengurangi perjalanan dinas ke luar negeri bagi pejabat pemerintah serta memperketat konsumsi bahan bakar di berbagai sektor.


Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengurangi tekanan terhadap anggaran negara di tengah ketidakpastian geopolitik global.


Lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran akan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi negara-negara berkembang yang bergantung pada impor energi, seperti Mesir.


Sumber: beritasatu.com



Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com