Friday, May 8, 2026

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas


BICARA MIGAS —
Kegiatan SELARAS MIGAS mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat sinergi dan tata kelola pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di sektor hulu minyak dan gas bumi. Kegiatan yang digagas oleh Pertamina EP Field Jambi dan PHE Jambi Merang ini diselenggarakan di Hotel BW Luxury Jambi, Rabu (6/5/2026).


Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan aset negara yang tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen bersama terhadap keselamatan operasi migas, perlindungan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi kunci, di antaranya Wali Kota Jambi, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Wilayah Sumatera Bagian Selatan, KPKNL Jambi, Komando Resort Militer 042/Garuda Putih, Kejaksaan Tinggi Jambi serta perwakilan SKK Migas Sumbagsel. Peserta yang terlibat berasal dari unsur Forkopimca yang masuk dalam wilayah kerja PEP Field Jambi dan PHE Jambi Merang.

 

Sebagai bagian dari industri strategis nasional, kegiatan usaha hulu migas memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi serta mendukung penerimaan negara. Dalam operasionalnya, sektor ini memanfaatkan Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), termasuk PT Pertamina EP Field Jambi dan Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, di bawah pengawasan SKK Migas.

 

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pemanfaatan aset negara, termasuk aset di wilayah operasi Pertamina, muncul dinamika baru berupa permintaan penggunaan BMN untuk kepentingan publik. Namun demikian, pemanfaatan BMN harus tetap berada dalam koridor regulasi yang ketat, menjunjung prinsip tata kelola yang baik (good governance), aspek legalitas, serta tidak mengganggu keberlangsungan operasi hulu migas.

 

Melalui kegiatan SELARAS MIGAS ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan penguatan koordinasi lintas sektor dalam pemanfaatan BMN di lingkungan Pertamina. Forum ini tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan setiap pemanfaatan aset negara dilakukan secara tertib, aman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengganggu keberlanjutan operasi hulu migas.

 

Pjs GM Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Tedjo Soemantri dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga tata kelola aset negara di sektor hulu migas.

 

“Industri hulu minyak dan gas bumi merupakan sektor strategis nasional yang berperan vital dalam menjaga ketahanan energi. Tidak hanya berorientasi pada pencapaian target produksi, sektor ini juga memiliki tanggung jawab dalam optimalisasi penerimaan negara, pengamanan aset, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa seluruh aset yang digunakan dalam kegiatan hulu migas merupakan BMN yang harus dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

“Di tengah meningkatnya kebutuhan pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik dan pengembangan ekonomi daerah, kita dihadapkan pada tantangan untuk memastikan setiap pemanfaatan tetap berada dalam koridor hukum serta tidak mengganggu keselamatan dan keberlangsungan operasi hulu migas,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama, mengingat banyak fasilitas migas yang berada dekat dengan permukiman warga. “Kondisi ini menuntut pengelolaan yang semakin cermat, pengawasan yang ketat, serta komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan guna meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan bersama,” tambahnya.

 

Menurutnya, forum SELARAS MIGAS memiliki peran strategis dalam menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor. “Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar pengelolaan BMN dan operasional migas dapat berjalan secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum. Keselarasan pemahaman akan menjadi kekuatan dalam menjaga keberlanjutan energi nasional,” tegasnya.

 

Wali Kota Jambi Apresiasi Forum SELARAS MIGAS

 

Wali Kota Jambi, Maulana turut mengapresiasi penyelenggaraan forum SELARAS MIGAS sebagai momentum penting dalam memperkuat sinergi pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan SELARAS MIGAS ini. Pembahasan terkait Barang Milik Negara yang dikelola oleh Pertamina harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

 

Ia menilai forum ini menjadi ruang strategis karena menghadirkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu wadah koordinasi.


“Momentum ini sangat baik karena seluruh stakeholder hadir. Ini menjadi kesempatan untuk menyatukan persepsi dan mempercepat langkah bersama,” katanya.

 

Lebih lanjut, Wali Kota juga menyoroti kontribusi Pertamina melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dinilai telah dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kami mengapresiasi berbagai program Pertamina, termasuk dukungan melalui CSR dan program gasifikasi seperti jaringan gas ke rumah-rumah warga. Ini penting untuk mendorong masyarakat mendapatkan akses energi yang lebih murah dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Ia berharap adanya percepatan implementasi program energi alternatif guna mengurangi ketergantungan terhadap LPG subsidi.

 

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tumpang tindih lahan yang berkaitan dengan aset dan operasional migas melalui koordinasi lintas sektor. “Kami akan mendorong pertemuan lanjutan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari instansi pengelola aset negara, aparat penegak hukum, hingga Pertamina, untuk merumuskan langkah konkret. Ini penting agar tidak terjadi dinamika yang berpotensi menimbulkan risiko di masyarakat,” tegasnya.

 

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dalam forum ini harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang terukur. “Sinergi ini harus kita jaga dan tindak lanjuti bersama, agar pemanfaatan aset negara benar-benar memberikan manfaat optimal tanpa menimbulkan dampak yang tidak diinginkan,” tutupnya.

 

Perkuat Koordinasi dan Kepastian Regulasi

 

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe'i Syafri menegaskan bahwa forum SELARAS MIGAS menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama terkait pemanfaatan BMN di lingkungan hulu migas. Dengan mengusung tema pemanfaatan aset negara secara tertib, aman, dan sesuai regulasi, kegiatan ini dinilai strategis dalam menjawab tantangan di lapangan. Khususnya meningkatnya kebutuhan pemanfaatan aset untuk kepentingan publik tanpa mengabaikan aspek hukum dan keberlangsungan operasi migas.

 

Dalam praktiknya, SKK Migas menjelaskan bahwa seluruh aset yang digunakan dalam kegiatan hulu migas merupakan BMN yang pengelolaannya harus melalui proses evaluasi ketat dan koordinasi lintas kementerian. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi konflik hukum maupun sosial, seperti tumpang tindih kepemilikan lahan atau penggunaan aset yang masih direncanakan untuk kegiatan eksplorasi dan produksi. Oleh karena itu, setiap permohonan pemanfaatan aset negara tidak dapat diputuskan secara instan, melainkan harus melalui kajian menyeluruh agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

 

Melalui forum ini, SKK Migas menekankan pentingnya duduk bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi terbaik atas berbagai dinamika di lapangan. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar pemanfaatan BMN dapat berjalan selaras dengan kepentingan publik sekaligus mendukung target peningkatan produksi migas nasional.

 

“Pada prinsipnya, seluruh upaya ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat dan negara, namun tetap harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Melalui SELARAS MIGAS, diharapkan tercipta keselarasan pemahaman dan penguatan koordinasi lintas sektor dalam pemanfaatan BMN di lingkungan Pertamina. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap pemanfaatan aset negara dilakukan secara tertib, aman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengganggu keberlanjutan operasi hulu migas. (*)




Follow bicarajambi.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
Bisnis Klik Tautan Ini: PEMASANGAN IKLAN


Ikuti info terbaru bicarajambi.com di 
Channel bicarajambiDOTcom melalui
WhatsApp dan Telegram


Peringatan Penting!
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin informasi/berita/konten/artikel, namun dengan mencantumkan sumber bicarajambi.com