Dugaan Tangki Modifikasi di Mobil Panther BH 1530 LG, Dibenarkan Mantan Karyawan SPBU Rantau Rasau
BICARA PERISTIWA - Dua mantan Karyawan SPBU Teluk Serdang Kecamatan Rantau Rasau sangat meyayangkan kebijakan yang diambil manajemen perusahaan, M dan A kehilangan pekerjaan yang dibutuhkan untuk menafkahi keluarga.
Pemecatan M dan A sangat dramatis, pemecatan yang bermula dari sebuah video dugaan penyimpangan di SPBU Teluk Serdang, Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjabtim, yang menunjukkan salah satu mobil panther BH 1530 LG, jelas kendaraan milik karyawan yang berprestasi sebagai satpam ikut berpartisipasi sebagai mobil pelangsir, terlihat mengisi bahan bakar minyak bersubsidi lebih dari kapasitas terlihat jelas dari video yang nilai rupiah yang mencapai 1juta lebih.
Kendaraan yang viral tersebut diketahui milik S salah satu pekerja di SPBU Teluk Serdang yang bertugas sebagai keamanan, jelas M dan A.
Sering kali viral dalam pemberitaan media online dan media sosial, akhirnya pihak kepolisian Polsek Rantau Rasau sigap menindaklanjuti pemberitaan dengan melakukan penangkapan terhadap kendaraan mobil panther yang viral, setelah mobil panther dilihat ternyata tangki modifikasi tidak ada, melainkan hanya tangki standar.
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap terduga dan pencarian tangki modifikasi tersebut.
"Mobil panther yang viral masih di tahan oleh pihak kepolisian Polsek Rantau Rasau itu dibenarkan oleh dua karyawan SPBU M dan A yang masih bekerja saat itu, benar gerak cepat Polsek Rantau Rasau gerak cepat, Tapi lebih cepat pergerakan S menghilangkan tangki modifikasi tersebut," jelasnya.
Bentuk kekecewaan M dan A terhadap pemecatan mereka jelas, S yang melakukan kesalahan dalam kerja," kenapa kami berdua yang di pecat sepihak oleh pihak SPBU? Tanya M dan A.
"Kami sempat kaget membaca pemberitaan media online, mobil yang sebelumnya diisi dengan nilai rupiah yang mencapai 1juta lebih yang sudah jelas tangki modifikasi. Tapi setelah baca mobil panther tersebut tangki modifikasi hilang hanya tangki standar yang ada, " Ujarnya.
Terpisah, salah satu orang tua karyawan SPBU Teluk Serdang Kecamatan Rantau Rasau yang dipecat, meminta kepada Kapolres Tanjung Jabung Timur agar bisa usut tuntas kasus dugaan penyimpangan di SPBU Rantau Rasau, jangan pilih kasih untuk menindaklanjuti pemberitaan yang ada, jangan ada lagi korban menjadi tumbal Pemecatan akibat ulah para mafia minyak di SPBU tersebut. (Gun)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
