Gaji 13 dan TPP Cair, Kata Wali Kota Jambi Dahulukan Produk Lokal
BICARA EKONOMI - Kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi telah menuntaskan pencairan gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Seiring dengan pencairan hak-hak ASN tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan tambahan penghasilan yang diterima dengan bijak, sekaligus berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui belanja produk dan jasa lokal.
Menurut Maulana, kebijakan pencairan gaji ke-13 dan TPP ke-13 bukan hanya sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menjadi salah satu upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat di Kota Jambi.
“Alhamdulillah Pemerintah Kota Jambi telah memberikan hak bagi ASN, yaitu TPP 13 dan gaji 13 untuk PNS dan PPPK,” ujar Maulana, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, tambahan penghasilan tersebut diharapkan dapat membantu ASN memenuhi berbagai kebutuhan keluarga, khususnya menjelang tahun ajaran baru sekolah yang biasanya membutuhkan biaya lebih besar untuk keperluan pendidikan anak.
Namun demikian, Maulana mengimbau agar pengeluaran tersebut diarahkan untuk membeli produk maupun menggunakan jasa yang berasal dari pelaku usaha lokal. Langkah ini dinilai mampu memberikan dampak positif yang luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Utamakan kalau mau berbelanja, prioritaskan belanja lokal atau UMKM, sehingga ekonomi bisa bergerak,” katanya.
Maulana menegaskan, ketika ASN membelanjakan uangnya di Kota Jambi, maka perputaran uang akan tetap berada di daerah dan memberikan manfaat langsung kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pedagang pasar, hingga sektor jasa lainnya.
Menurutnya, ASN memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan jumlah ASN yang cukup besar di Kota Jambi, belanja yang dilakukan secara kolektif dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat daya tahan ekonomi lokal.
“ASN memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan jumlah ASN yang cukup besar, belanja yang dilakukan secara kolektif akan memberikan efek berganda terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Selain berdampak pada perekonomian, pencairan gaji ke-13 dan TPP ke-13 juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja para ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wali Kota Maulana berharap momentum pencairan hak ASN tahun ini dapat menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi Kota Jambi sekaligus memperkuat keberadaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
“Belanja lokal bukan sekadar memenuhi kebutuhan, tetapi juga bentuk dukungan nyata kepada para pelaku usaha daerah. Mari bersama-sama membangun ekonomi Kota Jambi dari lingkungan kita sendiri,” pungkasnya.
sumber: jambiprima.com
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
