'Chest Pain Ready Hospitals' Siloam Jambi Siaga Keluhan Jantung 24 Jam Penuh Selama 7 Hari #CepatTepat
BICARA KESEHATAN - Rumah sakit Siloam Jambi kini siap dan selalu siaga setiap harinya yaitu 24 Jam selama 7 Hari (Siaga 24/7) menangani pasien dengan keluhan Jantung.
Hal itu didukung dengan peralatan medis, sarana dan prasarana yang lengkap hingga ke kendaraan atau ambulans juga khusus. Sehingga pasien langsung dapat penanganan medis bahkan sebelum sampai ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Siloam Jambi.
Layanan darurat 'Chest Pain Ready Hospitals' dapat diakses melalui nomor 1-500-911 untuk penanganan #CepatTepat. Siloam Hospitals berkomitmen sebagai Chest Pain Ready Hospital: Kami ada untuk Jantung Anda.
Rumah sakit Siloam Jambi menghadirkan Chest Pain Ready Hospitals yang dilengkapi dengan:
- 24/7 Integrated Chest Pain Unit di IGD
- 24/7 Dokter Jantung Siaga (Konsultan Intervensi Kardiologi)
- 24/7 Cath Lab untuk penanganan darurat pasien dengan serangan jantung
Dengan fasilitas dan sumber daya yang dimiliki, Siloam menegaskan kembali perannya dalam rantai keselamatan pasien mulai dari deteksi dini hingga penanganan darurat dan rehabilitasi.
Peluncuran rumah sakit Siloam sebagai 'Chest Pain Ready Hospitals' digelar Sabtu, 14 Februari 2026, di Gudhas Village, Kawasan Handil, kota Jambi.
Direktur Siloam Jambi dr.Dini Paramita Defrin,MMRS menuturkan bahwa untuk menjadi 'Chest Pain Ready hospitals', persiapan sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu. Mulai dari persiapan peralatan yang modern, tenaga medis hingga dokter spesialis jantung yang profesional.
"Saat ini, ruamh sakit Siloam siap menangani kasus pasien dengan nyeri dada secara cepat dan profesional tentunya dengan peralatan yang modern dan sangat mendukung kesembuhan pasien," Ujar dr.Dini Paramita, saat memberikan kata sambutan.
Diapun juga menegaskan bahwa rumah sakit Siloam Jambi berkomitmen sebagai rumah sakit yang siap menangani kasus nyeri dada secara cepat dan profesional dalam mendeteksi secara dini keluhan Jantung.
"Kita beri pelayanan tanpa henti 24 jam selama 7 hari dengan didukung oleh Chest pain unit dan Cath lab yang moderen," Ungkapnya.
Maka terselenggaranya Talkshow Kesehatan Bersama 'Chest Pain Ready Hospital Siloam Hospitals Jambi' sangat penting sebagai edukasi.
"Edukasi ini penting mengingat nyeri dada bisa menjadi tanda awal serangan jantung yang membutuhkan penanganan segera untuk mencegah komplikasi serius bahkan kematian," Ingatnya.
Edukasi ini juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya nyeri dada dan pentingnya penanganan cepat serta tepat pada kasus kegawatdaruratan jantung.
Talkshow ini menghadirkan dua dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sebagai narasumber, yaitu dr.Evi Supriadi,Sp.JP(K),FIHA,M.Ked dan dr.Verry Gunawan Sohan,Sp.JP(K),M.Kes,FIHA.
Keduanya merupakan subspesialis jantung intervensi yang akan membahas penanganan nyeri dada secara komprehensif, mulai dari deteksi dini hingga tindakan medis yang diperlukan dalam kondisi darurat.
Dalam sesi diskusi, peserta talkshow sangat interaktif bertanya mengenai tanda, gejala, pencegahan dini hingga penanganan serangan jantung.
"Obat terbaik itu adalah tubuh kita sendiri. Olahraga, tidak usah yang berat habis sholat subuh istirahat sebentar minum teh hangat dengan pisang rebus jangan yang goreng. Lalu jalan pagi sesanggupnya 10 menit, 15 menit lebih baik 30 menit keliling komplek cukup hanya modal sepatu atau sandal," Jelas dr.Evi Supriadi.
"Kemudian air putih jangan kurang dari 35cc dari per kilogram berat badan, ngitungnya susah dokter, kalau berat badannya 70kg maka minumnya kurang lebih 2 liter, kalau berat badan 50kg minumnya kurang lebih 1,6 liter dalam 24 jam mulai dari bangun tidur sampai tidur Kembali. Pola makan harus lebih sehat dengan buah-buahan dan sayuran, terutama jangan merokok," Tambahnya memaparkan.
Kata dr.Evi Supriadi, medical check-up harus dilakukan secara rutin untuk mendeteksi secara dini serangan jantung.
"Kalau usia diatas 45 tahun, kita sarankan medical check-up per 6 bulan sekali. Kalau dibawah 45 tahun maka 1 kali dalam setahun. Tapi kalau nyeri dadanya hebat maka jangan tunggu, biasanya serangan Jantung saat pukul 02.00 s.d 06.00, maka jangan menunggu pagi atau siang dulu, langsung segera ke rumah sakit Siloam," Anjuran dr.Evi Supriadi.
"Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati, Jaga pola makan, enyahkan rokok, hindari stress, atasi tekanan darah dan gula darah, serta teratur dan terukur berolahraga. Kerjakan 5 hal ini, InsyaAllah jantungnya akan sehat, untuk makanannya tentu saja hindari yang manis-manis," Ucap dr.Evi Supriadi, dengan senyum khasnya.
Dipandu dr.Masni Meria Silalahi, diskusi berlangsung interaktif dan mudah dipahami oleh peserta Talkshow.
"Sekali lagi saya berpesan jangan menunggu pagi atau siang dulu, langsung segera ke rumah sakit Siloam. Atau kapanpun itu, saat terasa nyeri dada yang berat, jangan menerka-nerka. Segera ke rumah sakit Siloam, kami siaga 24 jam dalam 7 hari," Tegasnya yang turut diamini oleh dr.Verry Gunawan Sohan.
Melalui kegiatan ini, Selain sesi edukasi, peserta Talkshow juga berkesempatan mendapatkan mini medical check-up langsung sebagai bagian dari manfaat kegiatan dan bertanya langsung dengan dokter spesialis jantung mengenai kesehatan.
Jika Anda atau seseorang mengalami gejala nyeri dada (serangan jantung), segera hubungi 1-500-911 atau menuju ke UGD Rumah Sakit Siloam.(*/HN)
Facebook @bicarajambidotcom
Twitter/X @bicarajambidotcom
Instagram @bicarajambidotcom
Tiktok @bicarajambicom
Youtube @bicarajambidotcom
.jpeg)


